Persari Jasa Raharja Cabang NTT Gelar HUT Ke-19

Spread the love

onlinentt.com-Kupang, Bertempat di Aula Kantor Cabang Jasa Raharja Kupang , Kamis 13/06/2019 Persari Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur menggelar Perayaan Hari Ulang Tahun ke-19.

Perayaan HUT ini dihadiri oleh Ibu-Ibu Persari Kantor Cabang, Kepala Cabang Jasa Raharja Putera bersama ibu dan semua karyawan karyawati Jasa Raharja.

Ketua Persari Jasa Raharja Cabang NTT, Lila Amita, SE, mengatakan pelaksanaan HUT Persari Jasa Raharja ke 19 bertetapan dengan terbentuknya organisasi ini pada tanggal 5 Juni.

”Hari lahir organisasi Persari sebenarnya tanggal 5 Juni tetapi bertepatan dengan hari raya makanya kami adakan HUT Persari hari ini”, kata Lila

Dilanjutkan, kegiatan ini sangat positif karena selain memberikan peran aktif kepada ibu-ibu untuk belajar berorganisasi juga sebagai momentum untuk bersilaturahmi dan bertemu dengan ibu-ibu dalam rangka HUT Persari dengan tidak menyeyampingkan kegiatan bulanan, misalnya arisan.

“Ada juga kegiatan sosial seperti kunjungan purnabhakti, para pensiunan dari PT Jasa Raharja (Persero), “papanya.

Lila menambahkan, dalam perkunjungan, Jasa Raharja akan memberikan cendra mata walaupun tidak banyak sebagai ucapan terima kasih dan tali kasih sesama insan Jasa Raharja.

“Kita juga memberikan tali kasih kepada pegawai Arujasa, (honorer) karena mereka telah membantu kami, terutama dalam setiap pertemuan mereka sering mensuport dan berkontribusitenaga. Jadi sebagai wujud terima kasih mereka diberikan servis.

Sementara, Kepala Cabang Jasa Raharja Pahlevi Bernawi Syarif, SE. RSA. CRP, QRMP mengungkapkan ibu-ibu sangat berpeluang sehingga perlu memanfaatkan peluang.

“teman-teman perlu meningkatkan kompetensi terutama pada bidang asuransi. Kalau tidak ditingkatkan kompetensinya dan melihat kesempatan untuk menjadi pejabat maka posisi atau jabatan tidak dapat terisi.

Dia juga menerangkan, dalam sistem talent fuel, posisi jabatan akan diisi dalam pos lintas. Oleh karena itu,  ke depan semua akan bisa menjadi pemimpin pada level yang sama.

“Tidak ada lagi batas. Pimpinan dan atau staf, semua sama. Jadi tidak akan merubah ke posisi paling rendah. Semua minimal sama. Jadi pada intinya, kesuksesan seorang suami karena ada isteri di belakangnya. Artinya Kesuksesan tidak dapat diraih sendiri melainkan perlu ada dukungan dari isteri”, tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *