Penataan Pasar Merupakan Terobosan Yang Mampu Menaikkan PAD

Spread the love

onlinentt.com-NTT, –Kurang lebih delapan pasar yang menjadi target pengoperasian dan perbaikan oleh Pemerintah Timor Tengah Selatan melalui Dinas Pendapatan Daerah. misalnya pasar Inpres Kota SoE, Batu Putih, Kapan, Niki-Niki, Oinlasi, Kolbano, Toineke  dan  Nunusunu.

“Pemerintah daerah berusaha memperbaiki fasilitas pasar, berupa lapak jualan, kios  dan los karena berbicara retribusi berarti berbicara fasilitas,“ungkap Aba L. Anie, SH, M.Si, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan pekan lalu di sela-sela kegiatan Expo Amanatun Selatan,  bertempat di Lapangan Moenfe’u Oinlasi.

Dikesempatan yang sama Aba mengaku, walaupun blm lengkap perhatian yang diberikan tetapi dari waktu ke waktu pemda melalui Dispenda setempat akan berusaha untuk terus melakukan perbaikan.

“Contohnya, beberapa kios yang sudah direhabilitasi di Pasar Oinlasi. Memang masih terlihat kumuh namun setelah perayaan baru kita lakukan pembongkaran dan penataan lagi. Untuk penempatan, warga yang berminat dapat memenuhi beberapa syarat, misalnya siap bertanggungjawab dan mau menjaga fasilitas yang ada dan membayar retribusi pemakaian kios”, akunya.

Aba Anie menjelaskan, ketentuan yang diberlakukan, retribusi pemakaian kios permeter persegi perhari sebesar 250 rupiah dikalikan 1 bulan (30 hari).

“Dengan terobosan tersebut, PAD Dispenda akan semakin naik, dan hingga Tahun 2019 ini PAD sudah mencapai 8,7 milyard.  Sedangkan target kerja setahun telah mencapai 74 %. Karena itu, sesuai prediksi, sampai dengan bulan Desember target akan melampaui”, jelas dia.

Diharapkan, terobosan tersebut dapat menjadi motivasi bagi instansi lain yang juga diberikan kewenangan untuk mengelola PAD.

Dispenda sebagai instansi yang mengkoordinir harus Lebih baik dari instansi yang lain karena jangan sampai hanya berbicara tapi tidak berusaha untuk meningkatkan reting kinerja”, tutup Aba. (Mega)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *