Megelin Adoe, Srikandi Yang Tak Ingin Mengobral Janji

Spread the love

KOTA KUPANG-Online NTT,  Keterwakilan perempuan, (gender=red), dalam kepengurusan partai dan calon legislativ pada Pemilu, Rabu, 17 April 2019 mendatang, memberi peluang bagi para srikandi untuk berekspresi dalam dunia politik.

Mereka berlomba dengan intrik, trik dan strategi masing-masing. Sebagian merasa optimis dan percaya diri menggunakan parpol besar. Lalu segilintirnya masih menganggap dukungan material sebagai aikon terpenting untuk menaikan elekbilitas. Bahkan untuk mengganggu phisikologys lawan politik tidak heran mereka mendirikan tenda bak sejenis acara pesta atau syukuran dengan mengundang sekelompok masyarakat.

Ironinya lagi, kalau keluarga tertentu mengalami duka atau cita, seperti kematian atau pesta lainya, sosok caleg tertentu meski pun tidak ada hubungan kekerabatan atau keluarga dekat dengan yang mengalami akan terlihat tampil seperti terkesan dituakan atau sebagainya. Warna-warni pendekatan politis seperti itu tanpa disadari akan menjadi gunjingan masyarakat awam, bahkan lebih dari itu diam-diam, cibiran dan mimik negatif akan terlihat dan terdengar.

Oleh karena itu, sebagai seorang perempuan yang selalu melakukan sesuatu menggunakan pertimbangan perasaan dan hati, politisi wanita bernama lengkap, Megelin Adoe, Calon legislativ Daerah Pemilihan Kota Kupang dari partai Bulan Bintang, (Partai PBB), Provinsi Nusa Tenggara Timur ini mengaku, sangat pantang melakukan pendekatan politik berlebihan kepada masyarakat.

Alasannya, bahwa dengan berulang-ulang kali pelaksanaan pemilu, masyarakat sudah terlalu paham akan politik. Masyarakat menginginkan hal-hal yang sangat sederhana dalam konteks sosial, kemasyarakatan, budaya dan adat istiadat. Sehingga seseorang politisi itu harus mampu merebut hati masyarakat tanpa sebuah kemunafikan atau karena politik semata.

Disinggung, apa visi dan misinya ketika masyarakat memilih dan duduk sebagai anggota DPRD, Megelin mengaku, tak berkeinginan mengobral janji namun ketika kepercayaan itu datang padanya maka akan berbuat dan melakukan sesuai harapan dan keinginan masyarakat. Tapi untuk saat ini karena kapasitasnya masih sebatas caleg sehingga dirinya tidak berani menyampaikan sesuatu yang berlebihan.

Akhir kesempatannya, Megelin Adoe, wanita tangguh yang bersuamikan seorang politisi handal NTT ini berharap pelaksanaan pemilu kali aman, adil dan jujur. ****

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *